Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Tampilkan postingan dengan label kaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaki. Tampilkan semua postingan

Bayi-bayi Aneh

** PERINGATAN : 
Artikel berikut berisi gambar-gambar dan penjelasan yang sangat mengerikan dan menakutkan / gory content. Mohon bagi Anda yang berjantung lemah dan wanita yang sedang hamil : JANGAN MEMBACA atau MELIHAT FOTO-FOTO YANG TERPAMPANG DALAM ARTIKEL INI. ***



Semakin berkembangnya dunia - terutama teknologi, ilmu, dan lainnya - makin banyak pula hal aneh yang kita temukan. Sebagian karena dampak negatif akibat perkembangan itu, sebagian lagi merupakan hal aneh yang sukar kita jelaskan dengan akal sehat. Dan salah satu hal yang cukup sering menjadi pembicaraan orang adalah mulai banyaknya bayi-bayi yang lahir dengan kondisi yang - dapat dibilang - "tidak wajar". Memang sebagian besar dari bayi itu terlahir karena mengidap penyakit tertentu. Namun tidak sedikit yg lahir dengan kondisi fisik tidak wajar, dan sulit dijelaskan secara ilmiah. Berikut ini adalah sebagian di antaranya :

1. BAYI DENGAN 16 JARI KAKI :
Tanggal 5 November 2001, di daerah Leizhou, China Selatan, seorang bayi lahir dengan memiliki 8 jari kaki di masing-masing kakinya. Dia memiliki lima jari tangan, namun tidak memiliki ibu jari. Hasil penyidikan dokter menyimpulkan jika kelainan dari sang bayi ini disebut Polydactylism dan biasanya merupakan kelainan genetika.
Kelainan ini tidak saja dialami oleh satu anak ini. Awal Juli 2008 , di Kota Jianning, propinsi Jiangsu, seorang bayi perempuan yang dijuluki "Gadis Naga", terlahir dengan memiliki 12 jari tangan dan 12 jari kaki (masing-masing kaki dan tangan memiliki 6 jari). Sejak lahir, anak ini tidak pernah minum susu dan hanya mau makan bubur mie.

2. BAYI DENGAN PENIS GANDA :
Lagi-lagi di China, pada tahun 2001, seorang bayi berjenis kelamin laki-laki lahir di Rumah Bersalin Tianjin, Hebei. Masalahnya, bayi ini ternyata memiliki 2 penis : di selangkangan dan di punggung. Saat ini penis di punggungnya telah dibuang dan sang bayi sudah dapat hidup dengan normal. Walau demikian, hingga hari ini belum ada dokter yang bisa menjelaskan mengenai kelainan yang dialami sang bayi ini.




3. BAYI BERWAJAH KATAK :
Tahun 2006, di Charikot, distrik Dalokha, Nepal, terlahir seorang bayi berwajah katak Bayi berkelamin pria ini tidak berleher dengan kepala hampir seluruhnya tenggelam pada bagian atas tubuh dengan bola mata besar seolah akan terlepas dari matanya. Sang bayi yang berbobot 2 kg diduga menderita kelainan Anencephaly, yaitu kelainan syaraf akibat kekurangan mineral yang banyak terkandung dalam sayuran, seperti zinc, asam amino, dan lain-lain. Diduga sang ibu tidak pernah mengonsumsik sayuran di awal kelahiran, sehingga sistem syaraf sang bayi tidak berkembang dengan baik.



4. BAYI BERMATA SATU :
Bayi yang terlahir bermata satu (cyclops) merupakan fenomena yang cukup mencengangkan. Salah satu yang cukup mengundang perhatian adalah kasus di India pada tahun 2006, di mana seorang bayi perempuan terlahir dengan satu mata. Para dokter menduga, kondisi bayi ini sebagai akibat dari penggunaan obat anti-kanker yang digunakan oleh sang ibu kala sedang mengandung. Kondisi itu sendiri didiagnosa sebagai kelainan kromosom yang dikenal dengan sebutan Cyclopia.

5. BAYI BERTANGAN TIGA:
Seorang bayi bernama Liu Jun Jie lahir tahun 2006 di Anhui, China. Uniknya, sang bayi memiliki tiga lengan. Lengan ketiganya berbentuk cukup sempurna dan dapat berfungsi dengan baik. Namun pada akhirnya, dokter memutuskan untuk membuang lengan ketiganya tersebut. Kini sang bayi masih menjalani terapi fisik agar dapat memfungsikan kedua lengannya dengan sempurna.





6. BAYI BERKEPALA DUA :
Belakangan cukup sering saya mendengar kasus adanya bayi yang terlahir berkepala dua. Di Indonesia sempat terjadi hal itu, dan sang bayi meninggal. Tahun lalu, seorang wanita dari Mesir melahirkan anak berkepala dua.Hal serupa dialami oleh seorang wanita asal Filipina yang tahun lalu juga melahirkan anak dengan dua kepala.








7. BAYI BERWAJAH GANDA :
Di India, seorang bayi perempuan memiliki 2 wajah. Kedua wajahnya berfungsi secara aktif dan normal layaknya dua orang. Bayi yang memiliki dua pasang mata, bibir, dan dua hidung ini dapat makan dan bernafas seperti biasa. Walau mengalami kelainan seperti ini, namun orang tua bayi ini justru merasa bangga,karena mereka meyakini bahwa bayi mereka adalah titisan Dewa Wisnu yang akan memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga mereka.

Bagaimana Cara Wanita Melahirkan di Masa Lalu?

Bersyukurlah para wanita yang lahir di abad 20 ini dan bisa "menikmati" proses persalinan dengan lebih baik, aman, dan mudah. Selain didukung oleh para dokter berpengalaman, perawat yang sigap, juga peralatan medis yang memungkinkan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang mungkin akan terjadi selama proses persalinan.

Bahkan Operasi Caesar pun dari hari ke hari sudah semakin canggih.Kalau dulu seorang ibu hamil harus menjalani proses pembiusan total dan tergolek lemah seharian tanpa daya usai operasi, sekarang bahkan sambil nonton televisi sekalipun sang ibu bisa menjalani proses operasi dengan tenang, santai, bahkan sangat nyaman. Dan setelah operasi, dalam hitungan jam (asal sudah ngentut), sang ibu sudah bisa jalan-jalan dan makan di "All You Can Eat Restaurant".

Cobalah Anda sesekali membayangkan bagaimana para wanita di masa lalu menjalani proses persalinan? Dari cerita Ibu atau nenek, Anda tentu sudah mendengar tentang betapa sakitnya persalinan itu (dan itu pun Anda alami sendiri saat melahirkan anak dengan cara normal). Namun yang tidak Anda ketahui, di masa lalu, proses persalinan yang mereka - atau bahkan nenek buyut Anda - alami jauh lebih sulit, berat, bahkan berbahaya. Dan sering kali, nyawa mereka menjadi taruhan.

Untuk proses persalinan normal, ada beberapa cara yang dilakukan. Di kawasan Asia, proses persalinan biasanya dilakukan dengan cara mengurut. Sang dukun beranak akan mengurut perut sang wanita dengan gerakan dan tekanan tertentu, yg dapat menstimulasi sang jabang bayi untuk keluar dari perut. Jika sang bayi tidak juga mau keluar, maka akan dipaksa dengan cara didorong. Caranya : Sang dukun berjongkok di atas tubuh sang wanita hamil, sementara 4 - 8 orang keluarga akan asisten dukun akan memegangi tangan dan kaki si wanita. Setelah itu sang dukun akan mendorong paksa si jabang bayi keluar dari perut.

Di negara Eropa, jika bayi sulit keluar walau sang ibu sudah ngeden berjam-jam, maka sang dokter akan mengambil alat semacam dongkrak dari baja, menempelkan alat itu sisi kiri dan kanan persendian selangkangan wanita. Alat itu lalu dipompa atau didongkrak sehingga membuat pintu keluar itu membesar (bahkan dibuka sangat besar, sampai-sampai muat untuk kedua tangan sang dokter), lalu sang dokter tinggal memasukkan kedua tangannya ke dalam dan menarik sang bayi keluar dari perut ibunya. Karena proses pemaksaan ini, tidak sedikit wanita yg mengalami retak tulang belikat atau patah tulang selangkang usai persalinan.

Cara lain yg dilakukan para wanita di Eropa masa lalu : Sang wanita yg akan melahirkan berdiri dengan tangan memeluk atau memegang benda (entah itu besi beton, tiang rumah, atau yang lain) yang berfungsi sebagai penahan. Kedua kakinya diregangkan sebesar-besarnya untuk memberikan ruang luas buat si bayi keluar. Sebuah bantal diletakkan tepat di bawah, di tengah2 kaki sang wanita, agar ketika sang bayi keluar, dia akan terjatuh di bantal itu. Setelah semua siap, maka sang wanita mulai mengeden. Jika sulit, biasa dibantu oleh beberapa orang pembantu dengan cara ditekan dan didorong. Cara ini dirasakan "lebih nyaman" dan dapat mengurangi rasa sakit.

Bagaimana jika wanita yg akan melahirkan itu mengalami kelainan dalam kandungan dan harus menjalani operasi? Dia akan ditidurkan terlentang di atas tempat semacam kasur untuk berkemah (velt-bed). Sang ahli bedah akan memijit-mijit perut sang wanita dan mengatur kedudukan bayi. Setelah itu, ahli bedah akan mengambil pisau yang matanya sangat tajam. Dengan gerakan cepat, dia membuat sebuah goresan pembedahan. Dan dalam hitungan detik, saat perut wanita sudah terbuka, dibantu dengan asistennya, dia akan mengangkat si bayi dari perut sang wanita. Setelah itu, dengan gerakan cepat, dia menjahit perut sang wanita. Dan semua dikerjakan dengan sangat cepat. Hal ini dikarenakan kekuatiran para ahli bedah kalau kotoran atau bakteri akan masuk ke tubuh sang wanita dan dapat membuat luka bedah menjadi infeksi.

Jadi sekali lagi, bersyukurlah para wanita yang hidup di masa kini, karena tidak menjalani proses persalinan seperti orang-orang di masa lalu.....