Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Ragam Fakta

Mengulas tentang ragam fakta, peristiwa, cerita, ilmu pengetahuan, tips, artikel, photo, semua unik dan fenomenal.

Fakta Tentang Film Bokep (Part 3) : Benarkah Jadi Bintang Bokep itu Enak?

Banyak orang berpikir kalo jadi bintang film bokep itu enak. Ya, jelaslah. Liat aja : Bisa berhubungan esek-esek dengan banyak wanita cantik atau pria ganteng. Bisa maen sampe puas dengan berbagai gaya yang unik dan asik. Dibayar mahal pula. Gimana ga asek tuh?

Tapi tunggu dulu.. Benarkah kalo jadi bintang bokep itu seenak yang terlihat dan terpikir oleh kita?

Ternyata tidak.

Sama seperti pembuatan film-film komersil, pembuatan film bokep juga berlangsung dalam durasi yang cukup lama. Rata-rata untuk menuntaskan scene esek-esek, proses pembuatannya bisa berlangsung hingga 18 jam sehari. Hal ini dilakukan produser untuk menekan biaya. Jadi di jam kerja sepanjang 18 jam itu, sineas film bokep bisa melakukan shooting untuk beberapa scene sekaligus. Jadi Anda bisa membayangkan bagaimana capeknya para pemain film itu harus "bermain". Sekali bermain saja sudah bikin lemas. Untuk pemulihan tenaga biasanya membutuhkan waktu minimal 12 jam.Tapi dengan kondisi kerja seperti ini, sangat tidak mungkin mereka diberi kesempatan untuk memulihkan stamina. Akibatnya untuk dapat mengembalikan tenaga yang terkuras, saat break syuting, mereka biasa menghabiskn waktu di restroom dengan minuman keras, narkoba, steroid, dan obat kuat lainnya.

Selain durasi kerja yang panjang, kondisi lain yang cukup menyiksa selama pembuatan film bokep adalah banyaknya orang yang lokasi saat shooting berlangsung : Sutradara, asisten sutradara, kameramen, penata lampu, pencatat adegan, fotografer, dan penata rias. Berarti minimal ada 7 orang di dalam ruangan. Ini belum termasuk produser atau pemodal yang melakukan "sidak", teknisi, dan lain-lain. Jelas bukan hal mudah melakukan hubungan intim sambil diliatin orang sebanyak itu.

Karena banyaknya film porno yang beradegan tanpa menggunakan kondom, tidak sedikit diantara mereka yang menderita penyakit menular seksual. Data tahun 2000-2001, dari 825 bintang film bokep, 7.7%wanita dan 5.5%pria terjangkit chlamydia (penyakit infeksi alat genital yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia dan dapat menyebabkan kebutaan). Angka ini meningkat di tahun 2003 - 2005, dimana dari 1,153 bintang bokep, 722 (62.6%) positif menderita Chlamydia. Sisanya, sebanyak 335 orang (30.8%) menderita gonorrhea, dan selebihnya menderita penyakit lain-lain seperti sipilis, herpes, hepatitis B & C, serta infeksi trichomonal.

Banyak bintang film bokep yang menderita AIDS. Sepanjang tahun 2007 saja, tercatat sedikitnya 9 orang bintang porno yang meninggal karena AIDS. Beberapa mantan bintang bokep seperti Darren James, Jenny Gaynor dan Lara Roxx bahkan secara terbuka mengungkapkan jika mereka sudah terjangkiti AIDS sejak tahun 2004 silam. Lara Roxx adalah yang pertama mengakui dirinya terjangkit AIDS.Bintang bokep asal Kanada ini terjangkit AIDS setelah melakukan adegan intim dengan Darren James untuk sebuah film. Sejak itu Lara Roxx mundur dari dunia film bokep. Hal serupa juga dialami Jessica Dee dan Miss Arroyo yg akhirnya mundur dari ranah hiburan bokep di tahun 2004 setelah terjangkiti HIV.

Penyakit kelamin tidak saja menjadi ancaman. Depresi dan frustrasi juga tidak sedikit melanda para bintang ini. Seperti yang sudah ditulis di atas, berhubungan intim dengan disaksikan banyak orang jelas bukan perkara mudah dan sangat menekan. Tidak sedikit yang usai melakukan shooting, langsung menenggelamkan diri mereka ke dunia obat-obatan sebagai pengalih depresi mereka. Namun cara ini justru membuat mereka makin tenggelam dan hancur. Tidak sedikit bintang film porno yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Antara tahun 1990 - 2000 saja tercatat ada 25 orang bintang porno yang tewas bunuh diri dan 45 orang yang tewas akibat obat terlarang. Bahkan di tahun 2007 saja tercatat ada 19 orang yang bunuh diri.

Walau begitu besar risiko dalam menjalankan pekerjaan ini, ternyata tidak menyulutkan banyak orang untuk menjadi bintang porno. Di Amerika, rata-rata bintang porno pria mendapat imbalan US$ 100 - 200 per scene untuk pemula dan US$ 300 - 400 untuk yang sudah profesional (sedangkan rata-rata 1 film porno sedikitnya ada 4-5 scene). Bayangkan berapa besar yang mereka peroleh dalam proses pembuatan sebuah film bokep !!!!

Secara general, seorang bintang porno pria bisa mendapatkan income sebesar US$ 40,000 pertahun. Sedangkan wanita mendapatkan imbalan yang lebih besar lagi : US$ 100,000 - 250,000 pertahun.Ini belum termasuk income lain seperti menjadi bintang iklan, bintang wild party, dan tips.

Yeah....penghasilan seorang bintang porno jelas sangat besar. Tapi apakah sepadan dengan risiko yang mereka pikul?