Jika Anda mengira warna Hitam dan Biru adalah warna "maskulin" para pria, maka Anda salah besar. Karena warna maskulin adalah warna Pink alias Merah Muda.
Lho.... kok bisa ????
Ya, sejak Leon Battista Alberti memperkenalkan Teori Warna (Color Theory) tahun 1435, warna Pink sudah dideskripsikan dan disebut sebagai Warna Maskulin.
Dipilihnya warna Pink sebagai warna maskulin karena warna tersebut sangat tegas dan keras, sehingga cocok dengan jiwa Pria. Sedangkan warna biru terkesan lebih lembut, cantik, dan halus, sehingga sangat cocok untuk jiwa Wanita yang feminim. Pink adalah warna yang berada di antara ungu (violet) dan merah. Nama warna Pink berasal dari Pinks, nama bunga dari genus Dianthus.
Dalam bukunya yang berjudul Pink and Blue : Telling the Girls From the Boys in America - sebuah buku yang berisi penelusuran mengenai sejarah penggunaan warna Pink sebagai warna pria (maskulin), dan Blue sebagai warna wanita (feminim) - Profesor Jo B. Paoletti dari University of Maryland menulis, warna Pink adalah warna yang sangat umum digunakan sebagai pakaian untuk anak-anak di hampir semua panti asuhan Eropa pada abad 18. Sementara di Amerika abad 18 (terutama di era 1818 - 1882), warna-warna cerah seperti Putih, Pink, Biru, dan Ungu adalah warna yang sangat umum dikenakan oleh para pria.
Selain memiliki unsur yang keras, warna Pink ternyata sangat cocok jika dipadukan dengan warna coklat, yang mana secara "kebetulan" banyak pria Amerika berambut dan bermata coklat. Sedangkan warna Biru sangat cocok dan serasi untuk wanita yang kebanyakan berambut pirang dam bermata biru.
Berdasarkan laporan yang dibuat majalah Times tahun 1927, warna Pink pernah mendominasi semua toko pakaian besar untuk pria di Amerika. Beberapa di antaranya adalah Filene's di Boston, Best & Co di New York City, Halle's di Cleveland, dan Marshall Field di Chicago.
Hingga tahun 1940, warna Pink tetap dikategorikan sebagai warna Pria karena berelasi dengan warna Merah yang keras dan maskulin. Sedangkan warna Biru tetap dikategorikan sebagai warna Wanita karena berelasi dengan warna Kesucian (jika teliti, Anda dapat menemukan lukisan-lukisan Bunda Maria yang dibuat di era tersebut mengenakan pakaian Putih - Biru sebagai simbol "suci" dan "bersih").
Tahun 1950an bisa dikatakan sebagai Era Pink bagi pria. Semua hal yang berhubungan dengan warna tersebut adalah simbol maskulin dan jantan. Tidak heran di masa itu mobil Cadillac berwarna Pink (Pink Cadillac) menjadi mobil yang paling banyak diminati kaum adam.
Di era 1960an, mulai terjadi pergeseran di mana warna Pink dianggap sebagai warna Feminim dan warna Biru sebagai warna Maskulin. Tidak jelas bagaimana dan kapan pastinya perubahan itu terjadi, namun banyak orang menduga kalau perubahan itu terjadi setelah Nazi menggunakan lambang Segitiga Merah Muda (Pink Triangles) dalam Kamp Konsentrasi mereka untuk menandakan tempat penahanan kaum gay. Hingga hari ini, lambang tersebut masih digunakan untuk menyebut kaum gay, lesbian, dan biseks. Lambang tersebut disebut juga sebagai "Lambang Kebanggaan" (The sign of pride).
Sumber lain menyebutkan, pergeseran itu disebabkan adanya penelitian dari para ahli warna yang mengatakan bahwa warna Pink mengandung energi sensual, penuh gairah, lembut, dan menggoda, sehingga sangat cocok untuk kaum Feminim. Sejak saat itulah (hingga hari ini), warna Pink kemudian mulai diasosiasikan sebagai Warna Feminim, sedangkan warna Biru adalah Warna Maskulin.
Walau demikian, masih banyak negara yang masih menggunakan Warna Pink sebagai Warna Maskulin. Di Jepang, Bunga Sakura yang mekar dan berwarna pink merupakan perwujudan dari Ksatria Muda yang maju berperang demi meraih tujuan hidupnya sebagai seorang Samurai Sejati. Sementara itu, kota Jaipur (India) dikenal sebagai "Kota Merah Muda" (The Pink City) karena hampir semua tempat wisatanya menggunakan warna Pink sebagai warna utama. Demikian juga Kota Marrakesh (Maroko) yang dikenal dengan nama "Rose City" karena memiliki banyak gedung berwarna Salmon-Pink.
Demikian juga dengan beberapa perusahaan internasional yang menggunakan warna serta nama yang berkonotasi dengan warna Pink. Beberapa di antaranya adalah :
1. T - Mobile :
Perusahaan telekomunikasi milik Jerman yang bekerja sama dengan Deutche Telekom AG ini menggunakan warna Pink pada huruf "T" logo perusahaannya.
2. Thomas Pink :
Perusahaan pakaian retail terkemuka yang berdiri di London (Inggris) sejak tajhun 1984 ini didirikan oleh tiga bersaudara dari Irlandia (James, Peter, dan John Mullen). Toko-toko retail mereka - yang telah tersebar di hampir seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan Eropa tersebut - sangat mudah dikenali karena menggunakan nama "PINK".
3. S.M. Entertainment :
Adalah agensi artis dan label rekaman indie asal Korea yang cukup populer. Perusahaan yang didirikan oleh Lee Soo-Man ini adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas kesuksesan grup band terkemuka Korea Selatan saat ini, seperti H.O.T, S.E.S, dan Shinhwa. S.M. Entertainment jugalah yang mengorbitkan artis-artis seperti BoA, Girls' Generation (SNSD), The Grace, Kangta, SHINee, Super Junior, TRAX, TVXQ, dan Zhang Liyin. S.M. Entertainment menggunakan warna Pink untuk huruf "SM"-nya.
4. RTV Pink :
Atau dikenal juga dengan nama Radio-Television Pink (atau disingkat dengan sebutan Pink), adalah stasiun radio dan televisi swasta paling terkemuka di Serbia. Dengan mengusung beragam program acara hiburan lokal dan internasional, RTV Pink menjadi pemimpin di bisnis hiburan yang tidak saja di Serbia, namun hingga Bosnia dan Herzegovina. Perusahaan yang juga salah satu anak perusahaan dari Pink Media Group (PMG) pimpinan Seljko Mitrovic ini - sesuai nama perusahaannya - menggunakan logo seperti percikan cat berwarna Pink dengan tulisan "Pink" berwarna putih di tengah logo.
5. Think Pink :
Adalah salah satu perusahaan pakaian olah raga terkemuka asal Italia. Perusahaan yang dibentuk oleh Tecnica Group ini menjual produk-produk pakaian dan asesoris untuk pria, wanita, dan anak-anak.
So.... jika Anda merasa diri jantan dan maskulin, mengapa takut pakai pakaian warna Pink?
Mungkin tidak ada mainan yang begitu populer selama bertahun-tahun selain boneka Barbie. Ya, Barbie adalah boneka yang diproduksi oleh Mattel Inc, sebuah perusahaan mainan Amerika. Boneka hasil kreasi Ruth Handler - pemilik Mattel Inc - ini pertama kali dirilis tahun 1959 dan menjadi boneka fenomenal yang penjualannya tidak pernah kurang dari 1 juta unit perbulan, sejak pemunculan pertamanya hingga hari ini.
Apa yang menarik dari boneka Barbie, & mampu menghipnotis anak-anak perempuan seluruh dunia? Temukan fakta-fakta mengejutkan dari boneka tercantik di dunia ini.
SEJARAH BARBIE Kelahiran Boneka Barbie diawali dari keprihatinan Ruth Handler saat melihat anak perempuannya - Barbara - yang bermain dengan boneka kertas dan memperlakukan boneka itu layaknya manusia dewasa. Pada masa itu (tahun 1950an), mainan-mainan yang diproduksi di Amerika adalah mainan untuk bayi. Dan melihat interaksi anaknya dengan boneka kertas itu, Ruth - yang kala itu sudah mendirikan perusahaan mainan Mattel - menangkap peluang untuk membuat mainan bagi anak-anak di atas lima tahun. Waktu itu, Elliot Handler - suaminya yang juga salah satu pendiri Mattel - tidak terlalu antusias menanggapi ide istrinya itu.
Bild Lilli
Ide itu kemudian menjadi obsesi Ruth saat bersama keluarganya berlibur ke Jerman tahun 1956. Di sebuah toko mainan, dia menemukan boneka mainan bernama Bild Lilli. Boneka yang dibuat berdasarkan gambar kartun kreasi Reinhard Beuthin itu cukup populer di Jerman. Melihat animo anak-anak pada boneka itu, akhirnya membuka mata Elliot dan Ruth untuk membuat boneka sejenis yang diproduksi di negara mereka, Amerika Serikat.
Bersama Jack Ryan - designer Mattel - Ruth dan Elliot mendesain ulang boneka Bild Lilli menjadi boneka cantik bernama Barbie. Boneka tersebut pertama kali ditampilkan di American International Toy Fair di New York pada tanggan 9 Maret 1959. Tanggal tersebut secara resmi dinyatakan sebagai tanggal ulang tahun Barbie.
Setelah Barbie sukses dirilis di pasar Amerika, pada tahun 1964 Mattel membeli hak cipta Bild Lilli. Pada tahun itu pula, produksi boneka Bild Lilli dihentikan dan seluruh sahamnya dibeli oleh Mattel.
RIWAYAT HIDUP BARBIE
Barbie & Ken
Barbie merupakan mainan pertama di dunia yang latar belakang dibuat secara khusus dan dipublikasikan oleh media. Pada tahun 1960, penerbitan Random House membuat serangkaian novel yang menceritakan tentang riwayat hidup boneka ini. Dikisahkan bahwa nama lengkap Barbie adalah Barbra Millicent Roberts, terlahir dari pasangan suami-istri George dan Margaret Roberts yang tingggal di kota Willows, Wisconsin.
Sebagai gadis cantik, Barbie disukai banyak pria di kotanya. Namun dari sekian banyak pria, satu-satunya pria yang berhasil merebut hatinya adalah Ken - nama lengkapnya Ken Carson. Kisah cinta mereka dimulai tahun 1961. Hubungan Barbie dan Ken tidak berjalan mulus dan sering mengalami putus-sambung. Hubungan mereka berakhir tahun 2004, ketika Mattel menyatakan secara resmi bahwa Barbie dan Ken memutuskan untuk berpisah. Namun bulan Februari 2006, Mattel menyatakan kisah asmara Barbie dan Ken terjalin kembali.
Barbie memiliki 6 bersaudara, yaitu : 1. Skipper Roberts (biasa dipanggil Skipper, diperkenalkan oleh Mattel pada tahun 1964), merupakan adik perempuan Barbie.
2. Sepasang saudara kembar : Todd dan Tutti (kedua karakter ini diperkenalkan tahun 1960. Nantinya, pada tahun 1990, Tutti berganti nama menjadi Stacie).
3. Kelly Robertson (disebut juga Kelly atau Shelly. Karakter ini diperkenalkan pada tahun 1995), merupakan adik bungsu Barbie. Kelly biasanya tampil dalam wujudul anak berusia 4 tahun.
4. Krissy Roberts (diperkenalkan Mattel pada tahun 1999) juga adalah salah satu adik Barbie yang kurang populer. Karakter Krissy ditarik dari peredaran pada tahun 2001.
5. Chelsea (akan diperkenalkan Mattel pada tahun 2011), adalah adik Barbie yang akan muncul di pertengahan tahun 2011.
FAKTA-FAKTA MENARIK BARBIE Nama Barbie terinspirasi dari nama anak perempuan Ruth dan Elliot Handler : Barbara. Sementara nama Ken - kekasih Barbie - adalah nama anak laki-laki mereka : Kenneth.
Jika dikonversi menjadi seukuran manusia, maka postur Barbie adalah : Berat : 49 kg Tinggi : 161 cm Ukuran vital : 29 - 46 - 84 cm
Boneka Barbie pertama yang dirilis pada tahun 1959 mengenakan pakaian renang berstrip zebra hitam-putih dengan rambut kucir ekor kuda (yang kelak menjadi ciri khas semua boneka Barbie). Dalam pemunculan perdananya itu, Barbie muncul dalam 2 versi : Barbie berambut pirang (blonde) dan berambut coklat (brunette).
The First Barbie
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Mattel sejak tahun 1959 hingga 2010 : Sedikitnya ada 100,000 orang kolektor Barbie fanatik di dunia ini. Sembilan puluh persen diantaranya adalah wanita - rata-rata berusia 40 tahun - yang rata-rata membeli dua puluh boneka Barbie setiap tahunnya. Sekitar 40% dari mereka menghabiskan sedikitnya US$ 1000 / tahun hanya untuk membeli pernak-pernik boneka Barbie (mulai dari pakaian, asesoris, dan lain-lain).
Barbie adalah mainan ketiga yang dipromosikan lewat televisi. Mainan pertama yang dipromosi dan diiklankan di media tersebut adalah Mr Potato Head. Mainan ini pertama kali ditayangkan di televisi pada tanggal 1 Mei 1952 dan dijual seharga US$ 0.98. Sedangkan mainan kedua, adalah Mrs Potato yang iklannya ditayangkan di televisi pada tahun 1953.
Barbie adalah mainan pertama yang dijual secara internasional ke 150 negara. Mattel mengklaim sedikitnya 3 boneka Barbie terjual setiap detik.
Barbie adalah mainan pertama yang memperkenalkan "Modeling Skala 1/6" (1:6 Scale Modeling), yang kelak menjadi standar ukuran mainan modelling dan action figure. "Modeling Skala 1/6" disebut juga Playscale Miniaturism.
Barbie pun adalah boneka - serta mainan - pertama yang dijual di pelelangan Christie, London. Pada tanggal 26 September 2006, Boneka Barbie in Midnight Red (produksi tahun 1965) terjual dengan harga tertinggi US$ 17,000 (9,000 poundsterling)
Barbie, Ken, & Toy Story
Barbie adalah mainan dan boneka pertama yang menjadi aktris virtual. Sejak tahun 1987 hingga hari ini, Barbie telah "berperan" dalam 23 film dan menjadi figuran dalam 2 film. Film pertama Barbie adalah Barbie and the Rockers : Out of this World (dirilis tahun 1987, dibuat oleh DIC Entertainment dan Saban Productions). Sementara film teranyar Barbie berjudul Barbie Princess Charm School akan dirilis pertengahan tahun 2011 ini. Barbie pun turut berperan sebagai figuran dalam film Toy Story 2 dan Toy Story 3. Di film itu, Barbie berperan sebagai dirinya sendiri.
Boneka Barbie menjadi Ikon Budaya dunia dan merupakan mainan pertama yang mendapatkan gelar kehormatan tersebut. Sebagai penghargaan, pada tahun 1974, Pemerintah New York mengubah nama Times Square menjadi Barbie Boulevard & menggunakan nama tersebut selama 1 minggu.
RENTETAN KONTROVERSI BARBIE Sejak dirilis hingga hari ini, boneka Barbie tidak henti-hentinya menuai kontroversi, kecaman dan cemoohan. Berikut ini adalah catatan lengkap kontroversi yang terjadi seputar boneka Barbie, sejak saat perilisannya hingga hari ini :
Lingerie Barbie
Tahun 1960, Barbie mendapat kecaman dan dikritik karena wujudnya yang menampilkan "bentuk tubuh impian kaum wanita", sehingga mendorong para wanita masa itu untuk membentuk tubuh mereka seperti Barbie. Akibatnya, penderita Anorexia di masa itu meningkat tajam. Dari sinilah muncul ungkapan "Barbie Syndrome", yaitu ungkapan terhadap kondisi para wanita yang ingin memiliki tubuh "sesempurna" Barbie.
Tahun 1985, Mattel merilis produk Barbie bernama "Heart Family Midge",yaitu boneka yang perutnya bisa dibuka. Di dalam perut Barbie itu, kita dapat melihat fetus (bayi yang siap lahir) dalam bentuk sempurna. Tujuan perilisan boneka itu adalah untuk menjelaskan proses melahirkan bayi dan merupakan alat edukasi bagi anak-anak. Walau demikian, produk yang dibuat dalam bentuk yang cukup "mengerikan" ini, membuat orang tua anak-anak gerah dan protes pada Mattel. Tidak lama setelah itu, produk ini akhirnya ditarik dari peredarannya.
Tahun 1992, Mattel merilis koleksi Barbie Remaja bernama Teen Talk Barbie, di mana masing-masing boneka dapat berbicara beberapa kalimat (dan masing-masing boneka mengucapkan kalimat yang berbeda-beda). Dari sekian banyak boneka yang dirilis, Barbie yang mengucapkan "Math Class is tough!" mendapat kecaman dari American Association of University Women, karena dianggap mendorong kaum wanita muda untuk memusuhi pelajaran Matematika. Bulan Oktober 1992, Mattel secara resmi menarik semua boneka Barbie yang mengucapkan kalimat tersebut.
Oreo Fun Barbie
Tahun 1993, boneka Barbie menjadi subjek parodi yang cukup menggemparkan dan mengejutkan para orang tua. Adalah grup bernama Barbie Liberation Organization (BLO) - sebuah grup yang terdiri dari remaja iseng - yang memasukkan "voice box" boneka GI Joe ke dalam boneka Barbie, kemudian secara diam-diam memasukkan boneka itu ke rak-rak pajangan di berbagai toko mainan yang menjual Barbie. Dan ketika ada anak yang membeli mainan Barbie itu, dan secara tidak sengaja menekan "voice box", akan muncul ucapan dari boneka itu, seperti "Eat lead, Cobra" atau "Vengeance is mine!". Aksi ini sempat meresahkan para orang tua dan penjualan Barbie sempat merosot kala itu. Namun tindakan ini dengan cepat tertangani.
Tahun 1997, Mattel bekerja sama dengan Nabisco meluncurkan Barbie dan Oreo Cookies yang mereka namai "Oreo Fun Barbie". Untuk penjualannya, Mattel mengeluarkan Barbie dengan versi berkulit putih dan berkulit hitam. Saat boneka berkulit hitam dirilis, kecaman dan protes muncul dari komunitas Afro-America. Mereka menganggap boneka itu menghina kaum Afro-Amerika karena memunculkan makna "hitam di luar, putih di dalam". Untuk menghindari isu rasial tersebut, Mattel akhirnya memutuskan untuk menarik Barbie berkulit hitam dari pasar.
Pada tahun 1997 pula, grop musik Aqua merilis lagu berjudul Barbie Girl. Lagu ini mendapat kritikan karena memuat lirik "You can Brush My Hair / Undress me anywhere". Lirik ini dinilai sangat vulgar dan sangat tidak pantas menggambarkan boneka Barbie yang merupakan mainan anak-anak.Pada tanggal 11 September 1997, Mattel melaporkan lagu ini dan membawanya ke pengadilan. Namun pada bulan Juli 2002, pengadilan memenangkan grup Aqua dan MCA Records - sebagai produser Aqua - karena lagu mereka tersebut tergolong lagu parodi, dan dilindungi oleh Amendemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat.
Black Canary Barbie
Awal tahun 2000, para orang tua dikejutkan dengan munculnya koleksi Lingerie Barbie yang menampilkan sosok Barbie yang mengenakan pakaian dalam yang super seksi. Polemik dan kontroversi merebak saat itu. Menanggapi keluhan orang tua kala itu, Mattel menjelaskan bahwa Lingerie Barbie adalah koleksi Barbie yang ditujukan untuk kalangan dewasa dan memang tidak dijual untuk anak-anak.
Bulan September 2003, Saudi Arabia melarang penjualan boneka Barbie ke negara mereka karena mereka menilai boneka tersebut tidak sejalan dengan ajaran agama di negara mereka. Di negara Arab sendiri saat itu beredar boneka Fulla yang bentuknya menyerupai Barbie, namun dengan dandanan dan pakaian yang lebih bisa diterima negara tersebut. Sementara itu, di Iran juga terdapat boneka Sara dan Dara yang juga memiliki kesamaan fisik dan penampilan dengan Barbie dengan pakaian yang jauh lebih "sopan".
Bulan Juli 2008, Mattel merilis koleksi Black Canary Barbie, yang langsung disambut dengan protes dari kalangan Keluarga Kristen. Barbie tersebut mengenakan pakaian hitam, dengan stocking jala, sepatu boot hitam (yang identik dengan sepatu wanita PSK) serta jaket hitam tebal, mewakiliki subkultur Seks S&M (Sado & Masochism). Black Canary sendiri adalah karakter dari DC Comic yang juga salah satu anggota Justice League. Walau mengalami protes yang cukup hebat, koleksi ini tidak pernah ditarik dari peredaran.
Dalam rangka memperingati ulang tahun Barbie yang ke-50, pada tahun 2009, Mattel merilis serangkaian seri Barbie berstiker tato di lengannya. Tato tersebut dapat dilepas dan ditempelkan di tempat lain. Perilisan seri Barbie ini memunculkan polemik dan perdebatan yang sengit, terutama di kalangan orang tua, pemuka agama, hingga pejabat pemerintah Amerika Serikat. Banyak kalangan menilai Barbie bertato akan memberikan ide bagi para remaja puteri untuk memiliki tato di tubuhnya. Sejauh ini, tato masih dinilai sebagian keluarga Amerika sebagai simbol perlawanan dan pemberontakan. Sepuluh tahun silam, tahun 1999, Mattel pun pernah merilis boneka Barbie dengan tato permanen bergambar kupu-kupu di perutnya, dan mendapatkan respon serupa. Waktu itu, Mattel setuju untuk menarik boneka tersebut dari pasar. Namun kali ini, Mattel menolak menarik Barbie bertato itu, karena boneka Barbie bertato temporer memiliki nilai edukasi dan mengajarkan anak-anak untuk berkreasi dan kreatif.
Maret 2010, Wal-Mart membuat keputusan yang sangat mengejutkan saat menurunkan harga jual boneka Ballerina Barbie berkulit hitam dari US$ 5.93 menjadi US$ 2. Sedangkan boneka sejenis namun berkulit putih dijual dengan harga tetap. Wal-Mart beralasan, bahwa Barbie berkulit hitam sangat sulit dijual dan mereka tidak mungkin menyimpan boneka itu terlalu lama di gudang. Walau demikian, strategi marketing Wal-Mart tersebut dinilai sangat berpotensi menimbulkan isu rasis, sehingga dikecam oleh Harlem Activist. Tidak ada berita lanjutan, apakah Wal-Mart tetap bersikukuh menjual Barbie itu dengan harga diskon atau mengembalikan harga jual ke angka semula.
Barbie Back To Basics
Bulan Mei 2010, Mattel merilis koleksi boneka Barbie yang terdiri dari 12 figur yang disebut sebagai "Barbie Back to Basics". Kesemua figur mengenakan pakaian berwarna hitam, dengan dandanan yang terbilang cukup ekstrim. Pasca perilisan boneka itu, beragam kontroversi dan cercaan muncul, terutama menyangkut pakaian yang dikenakan semua figur yang menggunakan rok mini dengan dandanan yang sangat "bitchie". Selain itu, payudara beberapa figur Barbie tersebut dibuat dengan bentuk bulat sempurna dan nyaris menyembul keluar dari pakaian mereka. Karena itulah, koleksi Barbie yang dijual dengan harga US$ 19.99 / set ini dikenal pula dengan sebutan "Busty Barbie".
Bulan Juli 2010, Mattel merilis boneka Barbie yang disebut "Barbie Video Girl" di mana di dada boneka tersebut terdapat kamera kecil yang dapat merekam film selama 30 menit. Gambar tersebut bisa diunduh ke komputer menggunakan kabel USB. Pada tanggal 30 November 2010, FBI mengeluarkan peringatan pada orang tua akan adanya kemungkinan penggunaan boneka itu untuk pornografi anak-anak. Walau pun hingga hari ini belum ada laporan mengenai penyalahgunaan boneka tersebut, namun munculnya boneka ini telah menghebohkan para orang tua.
Anda tentu punya teman-teman yang telah berkeluarga. Mungkin di depan Anda, mereka adalah keluarga yang baik, ramah, dan penuh senyum. Tapi apa jadinya jika di balik itu, mereka ternyata sekumpulan orang yang memiliki “kelainan”? Berikut ini adalah 5 orang Ayah, Ibu, Anak Perempuan, Anak Laki-laki, dan keluarga “sempurna” versi layar lebar yang tidak saja terkenal karena “keharmonisan” dan kekompakannya, tetapi juga karena kebengisan mereka. Hati-hati… Mungkin mereka adalah keluarga yang Anda kenal.
THE 5 LUNATIC DADS :
1. JACK TORRANCE
Appeared in: THE SHINING (1980)
Portrayed by : Jack Nicholson
Who the hell is he?
Pria bernama lengkap John Daniel Torrance ini adalah seorang penulis novel yang juga bekerja di Hotel Overlook yang berlokasi di kota Sidewinder, Colorado. Jack yang punya latar belakang kejiwaan labil karena trauma masa kecil, dirasuki roh jahat, yang membuatnya gila dan mengejar-ngejar keluarganya.
Scary Facts :
Peran ini dibawakan oleh Jack Nicholson dengan sangat baik dan begitu fenomenal, sehingga masuk peringkat ke-25 jajaran 100 Karakter Antagonis versi American Film Institute.
Bagian paling monumental dari film ini adalah saat Jack melubangi pintu dengan kapak, lalu kepalanya menyembul dari lubang yang dibuatnya sambil berseru, “Here’s Johnny…!!!”
2. JERRY BLAKE
Appeared in : THE STEPFATHER (1987)
Portrayed by : Terry O’Quinn
Who the hell is he?
Pria ini memiliki kelainan jiwa di mana dia selalu mengimpikan sebuah keluarga yang sempurna. Namun, ketika keluarganya tidak seperti yang diimpikan, dia menghabisi mereka, dan mencari pasangan lain untuk membentuk keluarga sempurna sesuai impiannya. Jika masih belum sempurna juga? Ya, dihabisi dan cari lagi.
Scary Facts :
Sebelum dikenal sebagai John Locke di serial televisi Lost, Terry sudah lebih dulu dikenal lewat karakter Jerry Blake yang dibawakannya dalam film ini.
Penjiwaan karakter yang begitu mendalam, membuat karakter Jerry Blake yang bengis dan film The Stepfather menduduki peringkat 70 dalam jajaran 100 Scariest Movie Moments versi stasiun televisi Bravo (NBC Universal).
3. EARL BROOKS
Appeared in : MR BROOKS (2007)
Portrayed by : Kevin Costner
Who the hell is he?
Suami yang baik. Ayah yang penuh kasih. Pengusaha sukses yang mendapat penghargaan Man Of The Year dari The Portland Chamber of Commerce. Siapa sangka dia adalah seorang pembunuh berantai berkepribadian ganda? Bersama alter-egonya yang sadis, Marshall (William Hurt), di malam hari mereka berkeliling kota mencari mangsa. Tidak hanya membunuh, keduanya pun sangat licin sehingga sulit ditangkap aparat. Bahkan ketika tindakan mereka terekam oleh Smith (Dane Cook), seorang fotografer, mereka dengan cerdas memutar-balikkan keadaan, membuat Smith-lah yang menjadi tertuduh.
4. DR GENESSIER
Appeared in : Eyes Without A Face / Les Yeux Sans Visage (1962)
Portrayed by : Pierre Brasseur
Who the hell is he?
Dia adalah seorang dokter bedah yang sangat mencintai anaknya, Christiane Genessier (Edith Scob). Ketika wajah Christianne rusak akibat kecelakaan, Dokter Genessier bertekad memperbaiki wajah anaknya. Caranya? Dengan menculik gadis-gadis muda dan melakukan operasi heterograf - mengambil kulit wajah para korban lalu mentransplantasikannya - ke wajah Christiane.
Scary Facts :
Film ini mengundang kontroversi saat dirilis di Perancis karena ide bedah heterograf masih belum populer kala itu, dan dianggap terlalu mengada-ada. Kini bedah heterograf telah menjadi hal umum, dan sudah sering digunakan untuk menggantikan kulit yang terbakar atau hilang karena digigit hiu atau binatang lain.
Dilaporkan ada tujuh orang yang pingsan karena shok saat menyaksikan pemutaran film itu di Edinburgh Film Festival di tahun 1960.
Film ini dirilis di Amerika tahun 1962 dan diubah judulnya menjadi The Horror Chamber of Dr. Faustus. Pada versi Amerika, bagian bedah heterograf dalam film itu dihilangkan, sehingga Dokter Genessier tampak lebih manusiawi.
Banyak sineas yang terinspirasi dan terpengaruh oleh film ini. Gritos en la noche (1962) dari Spanyol yang disutradari Jesus Franco, merupakan salah satu contoh adaptasi Eyes Without A Face. Bahkan John Carpenter mengakui karakter Michael Myers di film Halloween terinsipirasi oleh ide film ini. John Woo pun mengakui hal yang sama saat menggarap film Face / Off (1997).
5. JIGSAW KILLER / JOHN KRAMER
Appeared in : the series of SAW (2000 - present)
Portrayed by : Tobin Bell
Who the hell is he?
John Kramer adalah seorang insinyur sipil yang bergerak di bidang properti. Seorang suami yang sangat mencintai keluarganya. Istrinya, Jill, menjalankan klinik rehabilitasi dan perawatan ketergantungan narkoba. Sayang, keluarga mereka menjadi berantakan setelah bayi yang dikandung Jill meninggal setelah seorang pecandu dan perampok yang dirawat di klinik – Cecil Adams (diperankan Billy Otis) – mengamuk dan melukai Jill. Dendam pada Cecil, ditambahkan lagi kanker ganas yang menyerang tubuhnya, mentrasformasikan Kramer menjadi Jigsaw Killer. Dia menculik orang-orang yang menyia-nyiakan hidup, dan memasukkan mereka dalam permainan maut yang dibuatnya.
Pada dasarnya, Jigsaw hanyalah mencoba membuat dunia lebih baik dengan menyadarkan orang-orang kembali ke jalan yang benar. Sayangnya, cara yang digunakannya terlalu brutal, membuat dirinya lebih pantas masuk kategori psikopat daripada pahlawan.
THE 5 CRAZIEST MOMS :
1. PAMELA SUE VOORHEES
Appeared in : FRIDAY THE 13th (1980)
Portrayed by : Betsy Palmer
Who the hell is she?
Dia adalah Ibu dari Jason Voorhees, sang pembunuh bertopeng legendaris dari Crystal Lake. Wanita kelahiran tahun 1930 ini menikah dengan Elias Voorhees di usia 15 tahun dan pada tanggal 13 Juni 1946, lahirlah Jason. Sayangnya, anak itu menderita hydrocephalic (penumpukan cairan di dalam otak), yang menyebabkan otaknya mengalami keterlambatan tumbuh dan kelainan pada mentalnya.
Tahun 1957, Jason ikut piknik bersama teman sekolahnya di Crystal Lake. Di sanalah, Jason tenggelam. Pamela menuduh para pengawas sebagai penyebab kematian anaknya (pada waktu kejadian, para pengawas sedang bercumbu, mabuk-mabukan, dan mengisap ganja). Setahun kemudian, Pamela menghabisi dua pengawas yang dianggapnya paling bertanggung jawab atas kematian Jason. Sejak itu, dia dikenal sebagai pembunuh paling brutal di Crystal Lake hingga tahun 1959, di mana “posisinya” digantikan oleh Jason Voorhees, anaknya yang jauh lebih kejam, brutal, dan tidak bisa mati.
2. EVELYN
Appeared in : MOUNTAINTOP MOTEL MASSACRE (1986)
Portrayed by : Anna Chappell
Who the hell is she?
Pemilik Motel Mountain Top, Louisiana, Evelyn adalah wanita yang menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setelah tanpa sengaja membunuh anaknya, Lori (Jill King). Evelyn dihinggapi rasa bersalah dan selalu mendengar suara Lori yang terus-menerus menudingnya pembunuh. Seruan itu lama-lama berubah menjadi hasutan untuk membunuh. Maka jadilah Eveylin seorang pembunuh sadis yang membunuh tidak kurang dari enam orang tamunya.
Scary Facts :
Film yang disutradarai oleh Jim McCullough Sr. ini sebenarnya telah selesai dibuat tahun 1983, namun baru dirilis tahun 1986.
Judul film ini awalnya hanya “Mountain Top Motel” saja. Namun New World Pictures – distributor film ini – menganggap judul itu kurang menjual, sehingga menambahkan kata “massacre” di akhir judul film ini.
3. MRS. LI
Appeared in : DUMPLING (2004)
Portrayed by : Miriam Yeung
Who the hell is she?
Wanita kaya yang merasa daya tariknya telah hilang setelah suaminya mulai tidak bergairah padanya. Untuk mengembalikan kecantikannya, dia meminta bantuan Mei (Bai Ling), seorang juru masak yang diyakini orang mampu membuat masakan awet muda. Mei membuatkan dimsum yang berisi daging bayi fetus hasil aborsi. Hasilnya, Li menjadi kembali cantik. Dan untuk tetap cantik, Li harus terus-menerus mengonsumsi dimsum itu. Namun satu ketika, Mei menghilang – setelah dikejar-kejar polisi terkait kasus meninggalnya seorang siswi usai menjalankan aborsi di tempat Mei. Demi mempertahankan kecantikannya, Li – yang saat itu sedang hamil dua bulan – melakukan aborsi, memasak, dan memakan anaknya. Semua dilakukannya sendiri.
Scary Facts :
Film Dumpling tadinya merupakan salah satu cerita pendek yang ada di film Three… Extreme (2004), sebuah film berisi tiga cerita horror dari tiga negara (Hongkong, Jepang, dan Korea). Namun setelah melihat animo penonton yang tinggi terhadap episode ini, Fruit Chan – sang sutradara – membuat versi panjangnya dan merilisnya sebagai film tersendiri.
4. MOTHER
Appeared in : MOTHER’S DAY (1986)
Portrayed by : Rose Ross
Who the hell is she?
Dia adalah wanita abnormal yang tinggal di hutan bersama dua orang anaknya yang setengah gila : Ike (Holdem McGuire) dan Addley (Billy Ray McQuade). Mother adalah wanita yang senang melihat tindakan penyiksaan dan pekosaan. Dia menyuruh kedua anaknya menculik orang-orang yang masuk ke hutan untuk kemudian disiksa sampai mati demi memuaskan kesenangannya.
Scary Facts :
Begitu sadisnya film yang disutradarai Charles Kaufman ini – karena dipenuhi adegan penyiksaan brutal dan pemerkosaan sadis – banyak negara melarang peredaran film ini. Di Inggris, film ini dilarang beredar, walau tahun 2006 lalu, film ini sempat diputar di Horror Channel – salah satu televisi kabel Inggris. Sedangkan di Australia, film ini pernah beredar dengan rating “R”, tapi kemudian dibatalkan dan dilarang beredar sama sekali hingga hari ini.
5. KAYAKO SAEKI
Appeared in : the series of JU-ON (2000 – 2008)
Portrayed by : Takako Fuji
Who the hell is she?
Lahir dengan nama Kayako Kawatama, dia adalah anak dari seorang pengusir roh jahat. Ibunya sering menggunakan dirinya untuk “memakan” roh jahat yang diusir dari tubuh pasien. Setelah dewasa, Kayako jatuh hati pada Shunseke Kobayashi. Namun cintanya bertepuk sebelah tangan. Dia kemudian menikah dengan Takeo Saeki, yang membuahkan seorang anak laki-laki bernama Toshio.
Setelah Toshio dewasa, secara kebetulan, Kobayashi menjadi guru anaknya itu. Cinta lamanya bersemi kembali. Kayako – yang terus-menerus terobsesi mendapatkan cinta Kobayashi - menuliskan isi hatinya dalam buku harian. Celakanya, buku harian itu terbaca oleh suaminya. Takeo - yang mengira istrinya berselingkuh - menghajar Kayako hingga lumpuh, lalu menyimpannya di atap loteng rumah mereka. Sedangkan Toshio – yang diduganya sebagai hasil hubungan gelap istrinya dengan Kobayashi – dibenamkan dalam bathtub. Takeo sendiri tewas setelah roh Kayako – yang terbentuk dari roh-roh jahat yang “dimakannya” sejak kecil - menyerang dirinya di tengah jalan. Sejak itulah, roh Kayako, Toshio, dan Takeo diam di dalam rumah mereka. Siapapun yang masuk ke rumah itu akan tewas oleh kutukan kematian mereka.
THE 5 PSYCHOTIC SONS :
1. EDWARD THEODORE “ED” GEIN
Appeared in : IN THE LIGHT OF THE MOON (2000)
Portrayed by : Steve Railsback
Who the hell is he?
Pria pendiam kelahiran Plainfield, Wisconsin ini dibesarkan oleh ayahnya yang pemabuk dan ibunya yang terobsesi dengan “kehidupan suci” dan ketakutan akan dosa. Lingkungan keluarga yang tidak wajar membentuk dirinya menjadi seorang pria yang mengalami tendensi kelainan jiwa yang aneh. Setelah dewasa, Gein menjadi senang membunuh, makan daging manusia, mengoleksi tulang manusia, bahkan membuat baju dan topeng dari kulit manusia. Gein akhirnya ditangkap polisi tahun 1957 dan ditempatkan di Rumah Sakit Jiwa Negara Waupan, Wisconsin. Gein menghabiskan sisa hidupnya di sana hingga meninggal tahun 1984.
Scary Facts :
Edward Gein adalah pembunuh berantai yang benar-benar pernah hidup. Sosoknya yang menakutkan menjadi inspirasi film-film horror seperti Texas Chainsaw Massacre dan Psycho.
Dalam ajang Spain’s Citges International Film Festival, film yang disutradarai Chuck Parelo ini memperoleh penghargaan sebagai Best Movie. Sementara Steve Railsback, pemeran Ed Gein di film ini, memperoleh penghargaan sebagai Best Actor.
2. MICHAEL MYERS
Appeared in : all series of HALLOWEEN (1972 – 2007)
Famous personalized: Nick Castle, Tony Moran, & Tommy Lee Wallace
Latest personalized : Tyler Mane (Rob Zombie’s Halloween (2007))
Who the hell is he?
Berasal dari Haddonfield, Illinois, Michael Myers adalah anak yang sejak kecil telah memperlihatkan tendensi kelainan jiwa karena senang menyiksa binatang sampai mati. Di usia sepuluh tahun, dia membantai Judith – kakaknya (diperankan Hanna R. Hall), kekasih kakaknya (Adam Weisman), kekasih ibunya (William Forsythe), dan rekan sekolahnya (Daryl Sabara). Di Smith’s Grove Sanatarium - Rumah Sakit Jiwa tempatnya dirawat – Michael tidak lupa menebar teror kematiannya. Sedikitnya ada empat orang yang tewas di tangannya sebelum Michael kabur dari rumah sakit jiwa itu dan bersembunyi di rumahnya yang kosong dan tidak terawat. Di sanalah dia menemukan topeng “The Shape” yang kelak akan menjadi ciri khasnya. Michael membunuh karena dia suka. Baginya, membunuh tidak butuh alasan. Kill ’em all!!!
3. EZRA COBB
Appeared in : DERANGED (1974)
Portrayed by : Roberts Blossom
Who the hell is he?
Ezra adalah seorang pria yang seumur hidupnya tinggal bersama ibunya yang telah tua dan sakit-sakitan. Tinggal sendiri di tanah pertanian yang sepi, Ezra tumbuh menjadi sosok yang tertutup dan kesepian. Terlebih setelah ibunya meninggal, Ezra semakin kesepian. Dia mengawetkan tubuh ibunya - dan tetap setia menjaga mayat ibunya itu – seraya memburu wanita-wanita muda, membunuh mereka, lalu memajang mayat-mayat mereka sebagai hiasan dan teman pengusir sepi di rumahnya.
4. NORMAN BATES :
Appeared in : PSYCHO (1960)
Portrayed by : Anthony Perkins
Who the hell is he?
Pria yang telah mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil karena ditekan dan terlalu dikuasai ibunya. Dirinya terguncang setelah memergoki ibunya berhubungan dengan pria lain. Norman membunuh ibunya dengan racun strychnine, kemudian mengawetkan jasad ibunya. Perasaan bersalah karena membunuh ibunya, membuat Norman mengalami gangguan jiwa yang lebih parah. Norman memiliki tiga kepribadian : sebagai Norman Bates kecil yang didominasi ibunya, sebagai Norma Bates (ibunya sendiri, di mana Norman mengenakan pakaian dan bersuara mirip seperti ibunya), dan sebagai Norman Bates normal yang menjalankan bisnis penginapan.
5. JURGEN BARTSCH
Appeared in : EIN LEBEN LANG KURZE HOSEN TRAGEN / THE CHILD I NEVER WAS (2002)
Portrayed by : Sebastian Urzendowsky / Tobias Schenke
Who the hell is he?
Jurgen adalah anak yang keberadaannya tidak pernah diakui ayahnya (Walter Gontermann) dan tidak mendapat perhatian dari ibunya (Ulrike Bliefert). Dia tumbuh dewasa sebagai anak yang bingung dan memendam kebencian terhadap orang-orang di sekelilingnya. Di usia 15 tahun, Jurgen menculik dan membunuh seorang anak laki-laki. Kurang puas, dia membunuh tiga orang anak lagi. Jurgen akhirnya ditahan oleh polisi dan menjalani proses hukuman seumur hidup.
Scary Facts :
Film Jerman karya sutradara Kai S. Pieck ini diangkat dari kisah nyata Jurgen Bartsch, pemuda yang sudah menjadi pembunuh berantai di usia belia. Ceritanya sendiri didasarkan pada surat dan esai yang dibuat Jurgen selama di penjara.
THE 5 CREEPIEST SIS :
1. SADAKO YAMAMURA
Appeared in : all series of Ringu / THE RING (1998 – 2002)
Portrayed by : Rie Ino (Ringu & Ring 2), Ayane Miura (Ring Complete), Tae Kimura (Ring : The Final Chapter), Hinako Saeki (Rasen), Yukie Nakama (Ring 0 : Birthday)
Who the hell is she?
Berasal dari Pulau Oshima, ibu Sadako adalah Shizuko, seorang wanita bermental labil namun memiliki kemampuan supranatural. Dia memiliki saudara kembar yang juga memiliki gangguan mental seperti ibunya. Keduanya mewarisi kekuatan supranatural ibu mereka. Sejak kecil Sadako yang normal adalah gadis pemalu, yang introver. Di usia 19, Sadako bergabung dengan kelompok teater Tokyo Osaka Kochi. Saudaranya yang memiliki gangguan mental dipingit. Namun diam-diam melakukan kejahatan dan membiarkan kembarannya menjadi tersangka.
Sadako yang normal kemudian disiksa hingga tewas oleh teman-teman teaternya. Melihat saudarinya tewas, tubuh Sadako yang tidak normal bergabung dengan saudaranya, menjadi Sadako yang kejam dan menghabisi orang-orang teater itu. Tindakan Sadako dihentikan oleh Dokter Heihachiro Ikuma, kekasih ibu mereka, dengan cara memukulkan kapak ke kepalanya dan membuangnya ke sumur. Namun Sadako tetap hidup di dalam sumur selama 33 tahun. Di dalam sumur, Sadako memasukkan kutukannya ke dalam sebuah kaset video. Siapapun yang menonton film video itu akan tewas dalam 7 hari.
Scary Facts :
Film Ringu didasarkan pada kisah nyata Sadako Takahashi, seorang mentalis, yang lahir di awal abad 20 dan meninggal tahun 1931.
Sosok Sadako Yamamura yang tampil berpakaian putih dengan rambut panjang menutupi seluruh wajahnya adalah tampilan yurei (hantu Jepang) yang telah dikenal Jepang berabad-abad yang lalu.
Sejak The Ring menjadi populer, sosok yurei menjadi sangat terkenal dan selalu digunakan dalam berbagai film horror Jepang (J-Horror), seperti Ju-On : The Grudge, One Missed Call, Pulse, dan Dark Water.
2. MALLORY KNOX
Appeared in : NATURAL BORN KILLERS (1994)
Portrayed by : Juliette Lewis
Who the hell is she?
Mallory adalah seorang perempuan yang sejak kecil telah mengalami pelecehan seksual dari ayahnya. Tindakan sang ayah - yang dibiarkan oleh sang ibu yang tidak terlalu perduli dengannya – membuat Mallory memendam dendam pada kedua orang tuanya itu. Bersama Mickey Knox (Woody Harrelson) - seorang anak pria pengantar daging, yang kemudian menjadi kekasihnya – mereka menghabisi kedua orang tuanya, dan kabur. Sepanjang perjalanan, pasangan kekasih itu membunuh tidak kurang dari 52 orang yang mereka temui secara acak. Jadilah mereka “The Natural Born Killers” yang dikenal sepanjang masa hingga hari ini.
3. RHODA PENMARK
Appeared in : THE BAD SEED (1956)
Portrayed by : Patty McCormack
Who the hell is she?
Mungkin dia adalah psikopat termuda yang pernah diadaptasi ke layar lebar. Disebutkan ibu biologisnya bernama Bessie Denker, seorang pembunuh berantai yang tewas di kursi listrik. “Karir” pembunuh telah dilakoninya saat berusia tujuh tahun. Korban pertamanya adalah Mrs Breedlove, seorang nenek tua yang juga tetangganya. Setahun kemudian, teman sekelasnya - Claude Daigle – tewas setelah dibenamkannya di sungai, yang dilanjutkan dengan membunuh Leroy, janitor sekolahnya. Walau dia seorang anak yang menyenangkan di rumah, Rhoda adalah sosiopath sejati yang membunuh untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Di akhir cerita, dia tewas tersambar petir saat berusaha membunuh ibu angkatnya, Christine Penmark.
4. CARRIE WHITE
Appeared in : Carrie (1976)
Portrayed by : Sissy Spacek
Who the hell is she?
Gadis ini mempunyai kemampuan psikokinesis yang luar biasa dasyat. Kemampuannya menjadi tidak terkendali setelah teman-teman sekolah mempermalukan dirinya di acara Prom Night, dengan menyiramkan darah binatang ke tubuhnya. Tanpa ampun, Carrie menghabisi siapapun yang berada di dekatnya, termasuk Billy Nolan (John Travolta), kekasihnya.
Ibunya (Piper Laurie) mengetahui kekuatan anaknya. Beberapa kali dia mencoba membunuh anaknya, namun selalu kalah. Klimaksnya, saat duel dengan anaknya di rumah, dia menusuk Carrie dengan pisau dapur. Walau terluka, Carrie masih mampu melumpuhkan ibunya. Pada akhirnya, keduanya tewas terbakar di dalam rumah.
5. TOMIE KAWAKAMI
Appeared in : the series of TOMIE (1999 – 2007)
Famous Portrayed by : Mimo Kanno (Tomie; 1999) & Miki Sakai (Tomie : Rebirth; 2001).
Who the hell is she?
Tidak seorang pun tahu siapa dia sebenarnya. Tomie adalah gadis SMA biseksual yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pria dan wanita jatuh cinta padanya, serta melakukan apa saja untuknya, termasuk membunuh. Kemampuannya itu membuat banyak teman-teman sekolahnya membenci dirinya. Beberapa kali Tomie dibunuh, namun hidup kembali dan ganti membunuh orang-orang yang membencinya.
Scary Facts :
Tomie aslinya adalah karakter manga yang dibuat oleh Junji Ito lewat komiknya yang berjudul sama.
Sama dengan manganya yang penuh gambar brutal dan berdarah-darah, film Tomie pun sarat dengan adegan-adegan yang bikin miris dan bulu kuduk merinding.
Hingga saat ini, film Tomie telah dibuat hingga 7 seri. Sekuel terakhir, Tomie vs Tomie, dirilis tahun 2007 lalu. Film itu diperani Abiru Yuu (Tomie / Naoko), Matsuoka Emiko (Tomie), Hachinohe Tooru, Sugawara Daikichi, dan Miura Masaki, serta disutradarai Kubo Tomohiro.
THE 5 “PERFECT” FAMILIES :
1. THE SAWYER FAMILY
Appeared in : the series of Texas Chain Saw Massacre (1974 -1995)
Portrayed by :
a. Leatherface (Gunnar Hansen(The Texas Chain Saw Massacre; 1974), Bill Johnson (The Texas Chainsaw Massacre 2; 1985), R.A. Mihailoff (Leatherface: Texas Chainsaw Massacre 3; 1990), Robert Jacks (Texas Chainsaw Massacre : The Next Generation; 1995).
b. Drayton Sawyer (Jim Siedow; The Texas Chainsaw Massacre; 1974)
c. Hitchhiker (Edwin Neil; The Texas Chainsaw Massacre)
d. Grandpa (John Duggan (The Texas Chainsaw Massacre), Ken Evert (The Texas Chainsaw Masssacre 2), Grayson Victor Schirmacher (Texas Chainsaw Massacre : The Next Generation))
e. Chop Top (Bill Moseley; The Texas Chainsaw Massacre 2; 1985)
f. Little Girl (Jennifer Banko; Leatherface: Texas Chainsaw Massacre 3; 1990)
k. Darla Sawyer (Tonie Perensky; Texas chainsaw Massacre: The Next Generation; 1995)
Who the hell are they?
Inilah keluarga besar psikopath dan kanibal “terbaik” di dunia. Mereka semua sangat kompak mendukung satu sama lain untuk mendapatkan korban, menyiksa, membunuh, dan memakannya.
Anggota keluarga yang paling menonjol adalah Leatherface. Pria sakit jiwa bernama asli Bubba Sawyer ini selalu mengenakan topeng yang terbuat dari kulit wajah manusia, senang menggergaji dengan gergaji mesin dan memukul korbannya dengan martil hingga tewas. Hal ini dilakukannya semata-mata karena dia takut dengan orang asing yang datang ke rumahnya. Dia memiliki tiga topeng berbeda, tergantung dari kepribadiannya saat itu. Ketiga topengnya adalah “Killing Mask”, “Grandmother Mask”, dan “Pretty Woman Mask”.
Leatherface memiliki saudara-saudara yang sama gila dengannya, yaitu Drayton Sawyer (biasa memasak para korban menjadi barbekiu dan chilli), Chop Top (kakak tertua Leatherface), Nubbins / Hitchhiker (bertugas mencegat orang-orang di jalan), Eddie Sawyer, Tinker Sawyer, Alfredo Sawyer, Vilmer Sawyer, dan W.E. Sawyer / Drayton Sawyer.
Selain itu, ada pula Mama Sawyer (ibu Leatherface), Little Girl (anak Leatherface), Grandfather, dan Grandma Sawyer yang tinggal serumah dengan anak-anaknya, serta Darla Sawyer (kekasih Vilmer Sawyer).
Scary Facts :
Kreasi fiksi Tobe Hooper ini menjadi fenomenal gara-gara film ini diberi embel-embel “based on true event” saat dipublikasikan. Dengan bermodal US$ 84 ribu, film Texas Chainsaw Massacre meraup keuntungan hingga US$ 36 juta.
Karakter Leatherface dibuat berdasarkan sosok Edward “Ed” Gein, sang pembunuh berantai dari Plainfield.
Banyak pendukung film Texas Chainsaw Massacre tidak punya catatan sebagai bintang film. Hanya beberapa di antaranya mereka saja yang punya “modal akting” sebagai model iklan.
Ketika dirilis secara internasional, film Texas Chainsaw Massacre dilarang ditayangkan di banyak negara. Autralia melarang peredaran filmini hingga awal 1980. Begitu juga dengan United Kingdom. Baru pada tahun 1999, film ini diijinkan beredar oleh Badan Sensor Film Inggris BBFC (British Board of Film Classification).
Nama Leatherface juga dipakai sebagai nama band punk asal Inggris dan nama panggung Michael Kirchner, seorang pegulat profesional Frontier Martial-Arts Wrestling (FMW) – salah satu federasi gulat hardcore profesional dari Jepang.
2. THE HEWITT FAMILY
Appeared in : TEXAS CHAINSAW MASSACRE (2003) & THE TEXAS CHAINSAW MASSACRE : THE BEGINNING (2006)
Portrayed by :
a. Sheriff Hoyt (R. Lee Errney)
b. Thomas Brown Hewitt / Leatherface (Andrew Bryniarski)
c. Old Monty / Uncle Monty (Terrence Evans)
d. Luda May Hewitt (Marietta Marich)
Who the hell are they?
Berbeda dengan versi aslinya, peran utama keluarga Texas Chainsaw Massacre versi remake ini lebih ditekankan pada sosok Sheriff Hoyt (nama sebenarnya Charlie), sang ayah yang menjebak para korban di jalan dengan berpura-pura sebagai sheriff. Sementara Thomas Hewitt, sang eksekutor, adalah anak Sheriff Hoyt, yang wajahnya rusak dan suka membunuh. Mirip dengan keluar Sawyer, keluarga Hewitt juga adalah keluarga kanibal yang memakan daging para korbannya setelah para korban itu dihabisi Thomas / Leatherface.
3. THE SPAULDING FAMILY
Appeared in : HOUSE OF 1000 CORPSES (2003) & THE DEVIL’S REJECTS (2005)
Portrayed by :
Captain Spaulding (Sid Haig)
Otis B. Driftwood (Bill Moseley)
Baby Firefly (Sheri Moon Zombie)
Mother Firefly (Karen Black)
Tiny Firefly (Matthew McGlory)
Who the hell are they?
Mereka adalah keluarga psikopat yang dengan kompaknya menculik, menyiksa, dan membunuh para korbannya tanpa ampun. Captain Spaulding – sang kepala keluarga - adalah pemilikMuseum of Monsters and Madmen, sebuah musium yang menampilkan sejarah pembunuh berantai. Sementara anggota keluarga yang lain, tinggal tidak jauh dari museum tersebut. Dari semua anggota keluarga, Baby Firefly adalah yang paling cantik dan seksi, sekaligus yang paling gila. Keluarga Spaulding setidaknya melakukan 70 pembunuhan sadis pada orang-orang yang kebetulan mampir ke museum tersebut. Di akhir cerita, semua anggota keluar Spaulding tewas dihabisi polisi ketika mereka melakukan konfrontasi langsung dengan polisi.
Scary Facts :
Nama-nama tokoh antagonis dalam film ini adalah nama karakter yang digunakan oleh Groucho Marx (komedian Amerika era 1930-1950an). Misalnya Captain Spaulding, adalah karakter Groucho Marx di film Animal Crackers, Otis B. Driftwood adalah karakter di A Night at the Opera, dan Rufus adalah karakter Marx di film Duck Soup.
Sheri Moon Zombie (bernama asli Sherry Lyn Skurkis), istri dari Rob Zombie (sutradara dan produser film ini), mendapat gelar “scream queen” dalam film ini karena aktingnya yang sangat meyakinkan sebagai seorang psikopat sejati yang membuat siapapun “menjerit” ketakutan.
Produksi House of 1000 Corpses sudah kelar sejak tahun 2000. Waktu itu, Universal Pictures yang tadinya berniat mendistribusikan film itu, membatalkan niat mereka setelah menonton hasil akhir film ini. Baru tahun 2003, Lions Gate Films bersedia menjadi distributor film tersebut. Film dengan budjet US$ 7 juta itu akhirnya berhasil meraup keuntungan kotor hingga US$ 16.8 juta, yang memuluskan jalan pembuatan sekuel film ini, The Devil’s Rejects.
4. THE SMITH FAMILY
Appeared in : MOTEL HELL (1980)
Portrayed by :
Vincent Smith (Rory Calhoun)
Bruce Smith (Paul Linke)
Ida Smith (Nancy Parsons)
Who The Hell Are They?
Tiga bersaudara Smith ini adalah pemilik rumah peristirahatan Motel Hello. Motel itu memiliki menu spesial : daging bakar, yang diklaim sebagai masakan paling gurih dan lezat di seantero Amerika. Yang tidak diketahui para pelanggan : daging yang disajikan adalah daging manusia! Ya, Smith Bersaudara membunuh para pelanggannya dengan cara menggorok leher korban agar mereka tidak bisa berteriak meminta tolong. Selanjutnya tubuh para korban ditimbun dalam “taman rahasia mereka”, untuk kemudian dibersihkan, disayat, dimasak, dan disajikan bagi tamu yang memintanya.
Scary Facts :
Film ini tadinya akan disutradarai oleh Tobe Hopper. Namun karena tema film ini dinilai terlalu aneh, Tobe mengurungkan niatnya dan akhirnya menyutradarai film The Texas Chainsaw Massacre – yang bertema mirip dengan Motel Hell. Kursi penyutradaraan film ini akhirnya diambil oleh Kevin Connor.
5. HAMILTONS FAMILY
Appeared in : THE HAMILTONS (2006)
Portrayed by :
David Hamilton (Samuel Child)
Wendell Hamilton (Joseph McKelheer)
Darlene Hamilton (Mackenzie Firgens)
Francis Hamilton (Cory Knauf)
Who The Hell Are They?
Mereka adalah empat bersaudara yatim piatu yang “seharusnya” patut menjadi contoh keluarga teladan Amerika. Setelah orang tua mereka tewas dalam kecelakaan lalu lintas, David – sang sulung – menjadi pengasuh bagi ketiga saudaranya. Walau dari luar tampak seperti keluarga baik-baik, siapa sangka mereka adalah keluarga vampir yang haus darah? Di malam hari, mereka menculik gadis-gadis muda yang mereka temui, kemudian menyimpan mereka di ruang bawah tanah. Sebuah selang dipasang ke tubuh korban dan membiarkan darah mereka mengalir hingga kering.
Scary Facts :
Film ini adalah film indie yang dibuat oleh Butcher Bersaudara (Mitchell Altieri dan Phil Flores) dan terpilih sebagai salah satu film horror yang diputar di HorrorFest 2006, sebuah ajang film horror independent yang diadakan di Amerika.
Walau dibuat dengan dana yang sangat minim, The Hamiltons memperoleh banyak pujian dan penghargaan sebagai film horror terbaik di ajang Santa Barbara International Film Festival dan Malibu International Film Festival.